Selasa, 05 Juni 2012

Catatan Kuliah Pertekom


PENGERTIAN TEKNOLOGI
Teknologi (Dimitri Mahayana). Teknologi berasal dari bahasa Yunani Techne, artinya adalah keahlian dan Logos, artinya ilmu atau pengetahuan yang berguna. Teknologi dapat diartikan sebagai keahlian yang disistematisasi dan diorganisasi menjadi pengetahuan berguna.
Teknologi, secara bebas dapat diartikan sebagai penerapan ilmu pengetahuan dasar (science) terhadap sesuatu untuk meningkatkan kegunaan atau nilai tambahan  (added value).
Teknologi, menurut Prof. Dr. Iskandar Alisjahbana, Ing. (dalam tulisannya “Teknologi dan Kebudayaan) Cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal (hardware dan software) sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca-indra, dan otak manusia.
Teknologi Komunikasi, menurut Onong Uchjana Effendy Kemampuan teknik berlandaskan ilmu pengetahuan mengenai proses berlangsungnya komunikasi melalui media massa.
Teknologi Komunikasi, menurut Grant (1995) Sistem syaraf dari masyarakat kontemporer, mengirimkan, mendistribusikan, dan mengendalikan informasi, dan menghubungkan sedemikian banyak berbagai hal yang terpisah. 
Teknologi Informasi, Menurut Ely (1982) “mencakup sistem-sistem komunikasi seperti satelit siaran langsung, kabel interaktif dua-arah, penyiaran bertenaga rendah (low power broadcasting), komputer (termasuk personal computer dan komputer genggam yang baru), dan televisi (termasuk video disk dan video tape cassete)”.
Pada masanya, Istilah Teknologi Komunikasi (TK) dibedakan dari Teknologi Informasi (TI) :
      TK mencakup pengertian yang lebih luas, termasuk sistem, saluran, jaringan, content & nilai, perangkat keras, dan perangkat lunak dari komunikasi modern dan TI termasuk merupakan bagian di dalamnya
      TI dalam pengertian hardware atau perangkat kerasnya. TI identik dengan perangkat komputer dan kelengkapannya saja. 
Menurut Alwi Dahlan, TK untuk segala sesuatu yang berkenaan dengan transmisi pesan, dari pengiriman sampai penerimaan, sedangkan TI menyangkut pengolahan dan penyimpanan informasi.
Dewasa ini, Dengan perkembangan konvergensi antara kedua teknologi itu, makin lama makin sukar membedakan TI dan TK. Keduanya saling berkaitan satu sama lain. Oleh karena itu, kedua istilah tersebut dapat dipertukarkan (exchangeable).
KEBUDAYAAN DAN PERADABAN
Kebudayaan adalah segala sesuatu yang memberi pengaruh pada perilaku manusia dalam berkomunikasi  dengan manusia lain sehingga tingkat pengetahuan manusia yang berkaitan dengan system ide atau gagasannya sangat ditentukan oleh kelompok masyarakat yang menaunginya.
Perwujudan dari sebuah kebudayaan adalah perilaku manusia, bahasa, benda-benda, agama, seni, dan lain-lain yang akan membentuk sebuah peradaban manusia.
Jadi, peradaban manusia adalah proses perwujudan dari kebudayaan manusia. Peradaban mempunyai kaitan erat dengan system masyarakat.
Peradaban adalah hasil dari kebudayaan sendiri, contoh; praktik dalam pertanian, yang dari zaman ke zaman semakin berubah.
Jadi, peradaban adalah sebuah system yang dihasilkan dari kebudayaan yang semakin maju dan modern.

REVOLUSI KOMUNIKASI
l  Dissyanake (1983)
Ledakan (eksplosi) teknologi komunikasi yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan satelit, mikro-prosesor, komputer, pelayanan radio, dan perubahan yang terjadi sebagai konsekuensi yang ditempa oleh bidang sosial, ekonomi, politik, kultural, dan gaya hidup manusia
l  Schramm (1988)
Revolusi komunikasi merupakan bagian dari serangkaian perubahan yang berlangsung dalam sejarah kehidupan manusia. Jadi revolusi komunikasi adalah salah satu dari sekian revolusi yang terjadi di berbagai bidang, yakni revolusi politik, pendidikan, pertanian dan industri.
l  Marwah Daud Ibrahim
Revolusi Komunikasi muncul karena adanya akselerasi eksponensial (begitu cepatnya hingga belum diketahui kapan akan mereda) dari perkembangan teknologi komunikasi dan penemuan media komunikasi yang luar biasa dibandingkan dengan perkembangan komunikasi yang beringsut lambat di awal peradaban manusia jutaan atau ribuan tahun yang lalu.



PENEMUAN DALAM BIDANG KOMUNIKASI
l  Menurut Schramm
Dari bahasa lisan ke tulisan dibutuhkan waktu sekurang-kurangnya 5 juta tahun. Dari tulisan ke percetakan sebanyak 5000 tahun. Dari percetakan ke media audio visual, fotografi, telepon, rekaman suara, radio, televisi, sekitar 500 tahun. Dari media-visual ke komputer modern kurang dari 50 tahun.
l  Frederick Williams :
Manusia yang pertama muncul kira-kira 36.000 tahun yang lalu. Diperlukan waktu 12.000 tahun setelah itu untuk menemukan cara melukis pada dinding gua. Kemudian, tidak penemuan teknologi komunikasi selama 18.000 tahun. Pada 1000 SM manusia mengenal abjad untuk pertama kali. Percetakan ditemukan pada 1454 M. Selanjutnya, mulai tahun 1900 M terjadilah runtutan penemuan komunikasi yang menakjubkan. Selama 90 tahun terakhir ini, manusia telah menciptakan teknologi komunikasi yang jauh lebih banyak dari apa yang diciptakan selama 360 abad sebelumnya

Ahli lainnya memberi istilah :
          G. Lichteim dengan Post- bourgeois
          Amitai Etzioni dengan post-modern
          Roderick Seidenberg dengan post-historic
          Daniel Bell dengan post-industrial

Jadi Pendekatan yang digunakan para ahli memang berbeda-beda dan berakhir pada konklusi yang beragam, tetapi semuanya mengakui akan pentingnya peranan teknologi komunikasi dan informasi dalam mempengaruhi dan membentuk masa depan. Apapun namanya, masyarakat yang akan datang ditandai dengan dominasi teknologi komunikasi

Revolusi Bidang Komunikasi
  1. Bahasa
  2. Tulisan
  3. Mesin cetak (1454;Guttenberg)
  4. Telekomunikasi.



PERKEMBANGAN TELEKOMUNIKASI
Ø  Teriakan, nyala api/obor, hembusan asap & burung
Ø  Pony express (surat via kendaraan kuda) (1860)
Ø  Telegraph dengan kode morse
Ø  Telepon (1876); ditemukan oleh Alexander Graham Bell
Ø  Broadcasting (1910 &1920)
Ø  Satelit di AS (1972) & Indonesia (1976)
Ø  Video system (1980)
Ø  Internet (1990)

Karakteristik Teknologi Komunikasi
u Adanya kebebasan dan kesempatan memilih di antara berbagai metoda dan alat untuk melayani kebutuhan manusia dalam komunikasi.
u Kemungkinan mengkombinasikan teknologi, metoda dan sistem-sistem yang berbeda dan terpisah selama ini.
u Kecenderungan ke arah desentralisasi, individualisasi, dalam konsep dan pola pemakaian teknologi komunikasi.

PENGGUNAAN MEDIA
v  Dizard (1997)
            Rata-rata orang Amerika menghabiskan waktu 2700 jam pertahun menonton televisi atau mendengarkan radio. Dalam 337 hari mereka menghabiskan waktu + 8 jam sehari untuk hal tersebut. 800 jam lainnya diserap oleh media lain, seperti musik rekaman, buku, suratkabar, majalah dan internet.
v  Hamlin (1995)
            Waktu penggunaan media, yakni selama 3500 jam tersebut, merupakan waktu yang sangat banyak digunakan oleh individu dibandingkan untuk aktifitas lain, termasuk bekerja atau tidur.

AKTIFITAS
  • Aktifitas yang paling banyak adalah aktifitas informasi, yaitu terkait dengan upaya memproduksi, memproses dan mendistribusikan informasi, contohnya mass media, telekomunikasi dan industri komputer
  • Mereka yang bekerja untuk mencari, mengolah, menyimpan, memproses atau mendistribusikan informasi adalah pekerja informasi.
Contohnya : Programmers, Produser TV, jurnalis, Public Relations, Advertising, Account Executive, Akuntan dan Sekretaris.

PERUBAHAN LINGKUNGAN MEDIA
Kehadiran media merubah pola hidup manusia. Dalam Era Informasi,  media-media yang tadinya terpisah berintegrasi menjadi satu kesatuan yamg disebut dengan konvergensi.

Media Konvergensi
Menurut Staubhaar dan La Rose (2000), Konvergensi adalah integrasi dari media massa, komputer dan telekomunikasi menjadi sebuah kesatuan secara teknologis dan institusi mendasar.
ü  Kesatuan secara teknologis : Beberapa teknologi yang terpisah menjadi satu.
Contoh :         
§  Telepon ,komputer dan teknologi internet
§  Ponsel Multimedia 
§  Surat kabar digital
§  Televisi multimedia
§  Radio web

ü  Institusi yang mendasar :
Media pokok dan utama dalam melakukan aktifitas, melaksanakan tugas, melayani kebutuhan. Media yang mau tidak mau harus digunakan untuk berkomunikasi dengan pihak lainnya.

Konvergensi Perubahan Lingkungan Media
  • Konvergensi Teknologi
Semua bentuk teknologi komunikasi dengan cepat berkonvergensi menjadi format yang dapat dibaca komputer (computer readable), yakni format digital. Misal, Musik dalam format CD (dulu harus dalam pita).


  • Konvergensi Industri
Industri dalam bidang telepon, komputer, TV kabel, dan media melakukan merger dan bekerja sama untuk memperoleh keuntungan dalam persaingan media. Selain keuntungan finansial, juga sebagai upaya untuk mengontrol/menguasai masa depan media. Misalnya : Murdoch memiliki media kelas dunia.
  • Perubahan Gaya Hidup
Konvergensi merubah cara hidup individu. Konvergensi memperkenalkan pola hidup baru; jalinan hubungan sosial, identitas baru, budaya baru. Misalnya, Memesan buku lewat internet.
  • Perubahan Karir
Konvergensi merekonstruksi pemikiran, pandangan dan pendirian individu mengenai pekerjaan dan karir. Karir-karir baru bermunculan dan berkembang luas. Individu dapat memiliki beberapa karir sekaligus.
  • Perubahan Peraturan
Dihapuskannya UU yang memproteksi  bidang penyiaran, TV kabel, telepon dan perusahaan telekomunikasi dari kompetisi dengan perusahaan lain.
  • Pergeseran isu-isu sosial
ü  Bentuk baru kekerasan, rasisme dan seksisme (pornografi) baru
ü  Keamanan kerja dalam industri informasi
ü  Privasi dalam dunia komputerisasi
ü  Kesenjangan antara mereka yang mampu mengakses teknologi dan yang tidak
ü  Globalisasi informasi
ü  Kritik terhadap media massa (konsumerisme & hedonisme meruak ke permukaan)

INTERNET DAN KONVERGENSI DENGAN MEDIA MASSA
Mengintegrasikan teknologi internet dan multimedia dengan mengombinasikan teknologi digital, satelit, dan seluler untuk menyampaikan teks, audio, gambar, grafik atau visual kepada khalayak pembaca, pendengar dan pemirsa kapan saja dan di mana saja melalui sebuah perangkat personal.
Ex : surat kabar digital, ezine (electronic magazine), epr (Electronic Public Relations), Radio Web, TV Multimedia.


Media Konvensional VS Media Kontemporer
Ditemukannya internet, membuat media massa yang dikenal sebagai pertanda kehidupan modern (seperti televisi, radio, surat kabar dan film) dianggap ketinggalan zaman. Joichi Ito : Sekarang media massa adalah “media tradisional.
HAKIKAT  TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Sesungguhnya teknologi komunikasi adalah peralatan perangkat keras dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial, yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses, dan saling  tukar informasi dengan individu-individu lain (rogers, 1986:2)
  1. Teknologi komunikasi adalah alat
  2. Dilahirkan oleh sebuah struktur ekonomi, sosial dan politik
  3. Membawa nilai-nilai yang berasal dari struktur ekonomi, sosial dan politik tertentu
  4. Meningkatkan kemampuan indera manusia; terutama kemampuan mendengar dan melihat

Sejarah singkat pertekom:
  1. Era komunikasi tulisan, 4000 sm –sekarang
  2. Era komunikasi cetak, 1456-sekarang
  3. Era telekomunikasi, 1844-sekarang
  4. Era komunikasi interaktif, 1946-sekarang

Ciri-ciri komunikasi interaktif
1.               Orang yang terlibat bisa berinteraksi dengan leluasa
2.               Umpan balik, segera bisa diketahui
3.               Penyampaian pesan dilakukan secara verbal maupun gambar
4.               Menggunakan media interaktif

Media interaktif
Media yang dipakai untuk saling tukar informasi, baik untuk keperluan hiburan, pendidikan, bisnis, yang menggunakan komputer, telepon, atau layar tv.
Satelit digunakan untuk :
ü  Komunikasi antar titik di permukaan bumi, seperti media komunikasi radio, TV dan Internet. Satelit komunikasi menerima, memperkuat dan mentransmisikan sinyal suara, musik, TV, telepon, telegraf, image, dan data dari satu titik ke titik lain di bumi. Jadi, satelit adalah repeater atau pengulang sinyal
ü  Titik acuan (point of reference), untuk menetapkan lokasi di ruang angkasa.
ü  Mengamati bumi dan lingkungannya. Misalnya, lapisan ozon yang semakin tipis dan bumi semakin panas diamati melalui satelit.
ü  Mengumpulkan dan melaporkan informasi ilmiah. Misal, satelit membuat rekaman gambar/foto adanya air di planet Mars, berarti terdapat kemungkinan adanya kehidupan di Mars.

GELOMBANG PERADABAN
  • Gelombang Pertama (8000 SM)
  •  Gelombang Kedua (1700 SM – 1970 an)
  •  Gelombang Ketiga (> 1970 an)

Era Pertanian
v  Manusia sangat tergantung pada alam
v  Kekayaan diukur dari lahan atau tanah
v  Metodologi peperangan pada penguasaan lahan dengan senjata konvensional
v  Agama sebagai kekuatan sosial yang dominan
v  Brahmana, ulama dan pendeta mempunyai fungsi dominan dalam struktur dan sistem sosial
v  Penguasa mengidentikkan diri sebagai wakil Dewa Langit atau Tuhan
Era Industri
v  Tenaga kerja dimobilisasi, dimotivasi, didisiplinkan untuk mengikuti metode dan ritme kerja manufaktur
v  Kekayaannya adalah modal atau kapital untuk membeli/membuat mesin dan mendirikan pabrik
v  Sasaran terletak pada penguasaan aset industri
v  Nation state mulai berperan secara dominan
v  Negara dan ideologi mempunyai fungsi dominan
v  Persenjataan modern berupa kapal perang, rudal dan kompleks industri untuk melindungi dan mendukung nation states
Era Informasi
v  Mata pencahariannya berkaitan dengan informasi
v  kekayaan diukur dari akses terhadap informasi
v  Produk yang diperebutkan adalah informasi
v  Korporasi dan market menjadi kekuatan yang menonjol
v  Agama dan negara masih berperan (berdampingan), namun korporasi dan market meningkat
v  Metodologi persaingan beralih pada penguasaan persepsi melalui komputer, media, chips dan informasi atau disinformasi

Pesan yang di bawa teknologi komunikasi mendidik pemakainya untuk :
  1. Melakukan Demassifikasi
  2. Menyesuaikan Diri
  3. Meningkatkan Interaksi

Dengan Teknologi Komunikasi :
  1. Berhubungan dengan individu di daerah/negara lain dengan cepat.
  2. Menyalurkan aspirasi dan ekspresi yang pada gilirannya menjadikan mereka akrab satu sama lain.
  3. Mengakses hasil-hasil kebudayaan yang muncul di berbagai daerah/negara
  4. Meningkatkan partisipasi mereka dalam kehidupan sospol yang menyangkut seluruh daerah/negara.

HUBUNGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN MASYARAKAT INFORMASI
Masyarakat Informasi
1.      Menurut Istilah Populer
Masyarakat yang telah terkena terpaan (exposure) media massa dan komunikasi global, masyarakat yang sadar informasi dan mendapatkan penerangan cukup (Dahlan).
2.      Menurut Ilmu Komunikasi
a.       Menjadikan informasi sebagai komoditas yang sangat berharga ekonomis.
b.      Berhubungan dengan masyarakat lain dalam sistem komunikasi global.
c.       Mengakses informasi Superhighway. Superhighway adalah Jaringan data elektronik yang di hasilkan oleh teknologi komunikasi yang canggih  yang menghasilkan berbagai bentuk informasi dari seluruh pelosok dunia dan bisa di akses dengan menggunakan  video dan komputer (Jhon V. Pavlik).
INFORMASI                         SUPERHIGHWAY                          BEBAS SENSOR
INFORMASI SUPERHIGHWAY
  1. Berhubungan dengan individu/masyarakat lain di daerah/negara lain dengan cepat
  2. Menyalurkan aspirasi dan ekspresi yang bisa menjadikan dirinya akrab dengan individu/masyarakat lain
  3. Mengakses semua hasil-hasil kebudayaan yang muncul di berbagai daerah/negara.

Kedua pengertian masyarakat informasi tadi menyiratkan bahwa tidak ada hubungan langsung antara teknologi komunikasi dengan masyarakat informasi. Yang berhubungan dengan masyarakat informasi adalah informasi (yang di bawa teknologi komunikasi).  Meskipun begitu masyarakat informasi sangat membutuhkan teknologi komunikasi.

Kedudukan Komputer Sebagai Pembentuk Media Baru
Pada awalnya, ada kesan bahwa media baru adalah semua media interaktif. Dengan menggunakan komputer, seorang individu bisa berinteraksi dengan individu lain. Pada dasarnya SEMUA MEDIA = MEDIA BARU.
Menurut Ronald E. Rice  Frederick Williams, media baru yang dibentuk  komputer adalah media dalam pengertian yang sangat luas, yaitu bukan media massa, seperti surat kabar, radio, televisi, film.
Komputer Merupakan Unsur Esensial Bagi Media Baru. Media Baru Tidak Mungkin Lahir Tanpa Komputer. Fungsi Komputer sebagai Katalisator yaitu sesuatu yg menyebabkan terjadinya perubahan dan menimbulkan kejadian baru atau mempercepat suatu peristiwa.
Komputer adalah aplikasi medium komunikasi elektronik yang bisa meningkatkan kemampuan manusia dalam berkomunikasi (paulsell).



PENGARUH TEKNOLOGI KOMUNIKASI TERHADAP  TELEVISI
SEJARAH PERKEMBANGAN TELEVISI DI INDONESIA
Pada tahun 1962 menjadi tonggak pertelevisian Nasional Indonesia dengan berdiri dan beroperasinya TVRI. Pada perkembangannya TVRI menjadi alat strategis pemerintah dalam banyak kegiatan, mulai dari kegiatan sosial hingga kegiatan-kegiatan politik. Selama beberapa decade TVRI memegang monopoli penyiaran di Indonesia, dan menjadi “ corong “ pemerintah. Sejak awal keberadaan TVRI, siaran berita menjadi salah satu andalan. Bahkan Dunia dalam Berita dan Berita Nasional ditayangkan pada jam utama.
Tonggak kedua dunia pertelevisian adalah pada tahun 1987, yaitu ketika diterbitkannya Keputusan Menteri Penerangan RI Nomor : 190 A/Kep/Menpen/1987 tentang siaran saluran terbatas, yang membuka peluang bagi televisi swasta untuk beroperasi.
Seiring dengan keluarnya Kepmen tersebut, pada tanggal 24 agustus 1989 televisi swasta, RCTI, resmi mengudara, dan tahun-tahun berikutnya bermunculan stasiun-stasiun televisi swasta baru, berturut-turut adalah SCTV (24/8/90), TPI (23/1/1991), Anteve (7/3/1993), indosiar (11/1/1995), metro TV (25/11/2000), trans TV (25/11/2001), dan lativi (17/1/2002). Selain itu, muncul pula TV global dan TV 7. jumlah stasiun televisi swasta Nasional tersebut belum mencakup stasiun televisi lokal – regional.
KELEBIHAN TELEVISI
Kemampuan televisi yang sangat menakjubkan untuk menembus batas-batas yang sulit ditembus oleh media masa lainnya. Televisi mampu menjangkau daerah-daerah yang jauh secara geografis, ia juga hadir di ruang-ruang publik hingga ruang yang sangat pribadi. Televisi merupakan gabungan dari media dengar dan gambar hidup (gerak atau live) yang bisa bersifat politis, informatif, hiburan, pendidikan, atau bahkan gabungan dari ketiga unsur tersebut. Oleh karena itu, ia memiliki sifat yang sangat istimewa.
MANFAAT TELEVISI
Kemampuan televisi yang luar biasa tersebut sangat bermanfaat bagi banyak pihak, baik dari kalangan ekonomi, hingga politik. Bagi kalangan ekonomi televisi sering dimanfaatkan sebagai media iklan yang sangat efektif untuk memperkenalkan produk pada konsumen. Sementara, bagi kalangan politik, televisi sering dimanfaatkan sebagai media kampanye untuk menggalang masa.
Contohnya : banyak pihak yang menilai kemenangan SBY di Indonesia dan JFK di Amerika sebagai presiden adalah karena kepiawaian mereka memenfaatkan media televisi. Belakangan, televisi pun sering dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai media sosialisasi sebuah kebijakan yang akan di ambil kepada masyarakat luas, seperti yang belakangan adalah sosialisasi tentang kenaikan harga BBM dan tarip dasar listrik. Kehadiran televisi banyak memberi pengaruh positif dalam masyarakat, terutama yang terkait dengan kemampuannya untuk menyebar informasi yang cepat dan dapat diterima dalam wilayah yang sangat luas pada waktu yang singkat.
KARAKTERISTIK TELEVISI
a.      Audiovisual
Televisi memiliki kelebihan, yakni dapat didengar sekaligus dapat dilihat (audiovisual). Jadi tidak hanya mendengar kata-kata, musik dan efek suara, khalayak juga dapat melihat gambar yang bergerak. Karena sifatnya yang audiovisual pula, maka acara siaran berita harus selalu dilengkapi dengan gambar, baik gambra diam seperti foto maupun  video rekaman.
b.      Berpikir dalam Gambar
Pihak yang bertanggung jawab atas kelancaran suatu acara televisi adalah pengarah acara. Bila ia membuat naskah atau membaca naskah acara, ia harus berpikir dalam gambar (think in the picture). Begitu pula komunikator yang akan menyampaikan informasi, pendidikan atau persuasi, sebaiknya ia dapat melakukan berpikir dalam gambar. Sekalipun ia tidak membuat naskah, ia harus dapat menyampaikan keinginannya kepada pengarah acara tentang penggambaran atau visualisasi dari acara tersebut.
c.       Pengoperasian Lebih Kompleks
Pengoperasian televisi siaran lebih kompleks dan lebih banyak melibatkan banyak orang. Untuk menayangkan suatu acara siaran berita yang dibawakan oleh dua orang pembawa berita saja dapat melibatkan 10 orang.

PENGARUH TEKNOLOGI KOMUNIKASI TERHADAP TELEVISI
Teknologi komunikasi merupakan suatu perangkat keras, nilai-nilai sosial, atau organisasi yang digunakan individu untuk menyampaikan pesan, mengumpulkan informasi, dan saling bertukar ilmu dalam lingkup tertentu
Teknologi komunikasi dapat mempengaruhi perilaku manusia baik secara langsung maupun tidak langsung, Pengaruh ini dapat memberikan suatu yang positif seperti halnya mempermudah individu untuk menyampaikan suatu pesan atau justru sebaliknya, individu dapat memanfaatkan teknologi komunikasi ini untuk suatu hal yang negatif seperti halnya copyright, pelecehan, pencemaran nama baik dan sebagainya.
Khusus pada televisi, pada saat ini televisi dapat digolongkan dalam suatu kebutuhan yang primer. Kebanyakan masyarakat saat ini menganggap televisi bukan media hiburan semata akan tetapi sudah dianggap sebagai suatu kebutuhan yang primer
Mengingat televisi pada beberapa puluhan tahun yang lalu digunakan sebagai perangkat komunikasi yang langka dan hanya beberapa kalangan yang sanggup memilikinya. Jauh berbeda dengan era globalisasi saat ini. Fungsi televisi yang semula hanya sebagai alat komunikasi banyak berubah dan memberi pengaruh yang besar terhadap penontonnya.
Televisi bisa mengerutkan dunia dan melaksanakan penyebaran berita dan gagasan lebih cepat. Dengan adanya media televisi dunia kelihatan semakin kecil dari sebelumnya. Kita bisa memperoleh kesempatan untuk memperoleh informasi yang lebih baik tentang apa yang terjadi di dunia. Berita-berita aktual bisa langsung disebarkan ke berbagai pelosok dunia secara langsung. Gempa bumi, penyakit menular, kriminalitas, peristiwa olah-raga terkini yang terjadi di belahan bumi bisa disaksikan bersama-sama oleh berjuta-juta orang. Media televisi telah bisa menyatukan hati semua orang melalui informasi yang diberikan.

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TELEVISI BAGI ANAK-ANAK
Penelitian MRI (2001) terhadap para ibu yang diungkapkan oleh Puspito (Almira online)  menyebutkan bahwa  siaran televisi memberikan :
Ø  Dampak positif bagi anak-anak mereka. Diantara dampak positif tersebut adalah menambah wawasan anak, anak menjadi lebih cerdas, anak dapat membedakan yang baik dan jahat, serta dapat mengembangkan keterampilan anak.
Ø  Dampak negatif yang ia lihat pada anak mereka, yaitu berperilaku keras, moralitas negatif, anak pasif, dan tidak kreatif nilai sekolah rendah, kecanduan menonton, dan perilaku konsumtif.

PENGARUH TELEVISI TERHADAP AUDIENS
·         Dampak kognitif yaitu kemampuan seseorang atau pemirsa untuk menyerap dan memahami acara yang ditayangkan televisi yang melahirkan pengetahuan bagi pemirsa. Contoh: acara kuis di televisi
·         Dampak peniruan yaitu pemirsa dihadapkan pada trendi aktual yang ditayangkan televisi. Contoh: model pakaian dan rambut dari bintang televisi yang kemudian digandrungi atau ditiru secara fisik.
·         Dampak prilaku yaitu proses tertanamnya nilai-nilai sosial budaya yang telah ditayangkan acara televisi yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh: “Pengabdian” yang mengintemalisasikan kesehatan bagi masyarakat.

Internet
Ø  Kependekan dari interconnected networking
Ø  Merupakan struktur yang tak bertepi, bebas, dan tidak mungkin di batasi
Ø  Bukanlah objek kasatmata yang dapat di pegang dan dirasakan
Ø  Lapisan kompleksitas teknologi dan jasa yang dapat dinikmati oleh semua orang
Ø  Rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian

TUJUH NEGARA DENGAN POPULASI PENGGUNA INTERNET TERBANYAK
Cina                             : 179.7 juta
Amerika Serikat          : 163.3 juta
Jepang                         : 60.0 juta
Jerman                         : 37.0 juta
Inggris Raya                : 36.7 juta
Perancis                       : 34.0 juta
India                            : 32.1 juta
Sedangkan di Indonesia sendiri sekitar  27 juta
Serta wilayah/benua dengan populasi internet terbanyak: Asia Pasifik : 416 juta (41.3%)Eropa : 283 juta (28.0%)Amerika Utara : 185 juta (18.4%)Amerika Latin : 75 juta (7.4%)Timur Tengah dan Afrika : 49 juta (4.8%)

PEMANFAATAN INTERNET
a.      Positif
ü  Memberikan segala informasi yang di butuhkan secara cepat dan murah
ü  Kemudahan bertransaksi dan berbisnis
ü  Sarana komunikasi yang efektif
b.      Negatif
ü  Banyaknya situs hiburan seperti situs musik atau film, akan membuat siswa terlena dan lupa waktu/ kecanduan.
ü  Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan.
ü  Pornografi pun merajalela
ü  Penipuan dengan modus baru
ü  Meluasnya perjudian
ü  Mengurangi sifat sosial manusia

KESALAH PAHAMAN TERHADAP PERAN INTERNET
a.       Internet dipahami sebagai pusat informasi dan solusi
Pusat informasi dan solusi adalah orang-orang yang menjadi anggota komunitasnya, sedangkan internet merupakan media untuk mendistribusikan
b.      Internet dianggap sebagai penyaji pendidikan murah bahkan cenderung tanpa biaya . Anggapan yang salah bahwa semua yang di internet itu gratis dan bersifat promosi
c.       Internet sebagai pembangun hubungan dengan seluruh anggota komunitas
d.      Internet hanya memfasilitasi, terbentuknya komunitas harus diupayakan sendiri oleh pemakainya
e.       Internet sebagai penyaji pornografi
Masih lebih banyak komunitas yang bermanfaat sebab pornografi bukan sesuatu yang dominan.
f.       Internet sebagai pengganti jasa pos
Meski memiliki fasilitas email, tetapi jasa pos seperti pengiriman barang tidak dapat dilakukan oleh internet

KONSEKUENSI SOSIAL TEKNOLOGI KOMUNIKASI
1.      Perubahan Hubungan Sosial
Jika hubungan antara dua komponen masyarakat berubah.
2.      Transformasi Sosial
Munculnya masyarakat informasi yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Informasi menjadi senjata strategis;
Ø  Pemilihan. informasi menjadi dasar konflik antara pernerintah dan pengusaha; (iii) informasi tidak lagi gratis;
Ø  Semua informasi yang bernilai tinggi akan tersimpan dalam bentuk digital;
Ø  Pustaka akan dipenuhi oleh buku-buku pintar elektronik;
Ø  Pustaka dunia akan muncul dalam bentuk informasi elektronik;
Ø  Konsep manusia tentang  privacy,  security dan pemilikan berubah;
Ø  Pertukaran informasi meruntuhkan batas-batas budaya dan wilayah;
Ø  Konflik akan terjadi antara pemakai dan manajemen sistem informasi;
Ø  Orang-orang yang menjadi “spesialis informasi” akan menjadi sangat berkuasa (Dalam Tanduklangi, 1993:127).

Konsekuensi sosial teknologi komunikasi yaitu merupakan  dampak dari penggunaan teknologi komunikasi :
Dengan adanya teknologi lahirlah inovasi-inovasi baru yang mempermudah hidup manusia, dan terjadilah perkembangan ilmu pengetahuan, karena teknologi lahir dari sebuah ilmu. namun secara negatif teknologi komunikasi memberikan dampak pada kehidupan social, ketika norma-norma yang berlaku tidak sesuai lagi dengan yang ada saat ini, seringnya terjadi kejahatan teknologi yang merugikan masyaraka tidak hanya itu dampak teknokom bisa merusak moral dan akhlak kita.

Dampak Konsekuensi Sosial Teknologi komunikasi terbagi dua, yaitu :
1.      Dampak Positif
Ø  Informasi yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima masyarakat
Ø  Hubungan sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja
Ø  Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat
Ø  Sarana untuk hiburan
Ø  Adanya “share” budaya antar daerah ataupun antarnegara
2.      Dampak Negatif
Ø  Timbulnya jenis kejahatan baru, seperti penipuan, pornografi, pengiriman email  Sampah (spam), pengiriman virus,dll.
Ø  Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung  lebih suka berhubungan  lewat internet daripada bertemu secara langsung.
Ø  meningkatnya angka pengangguran.
Ø  Kurangnya ruang privasi
Ø  Bisa membuat seseorang kecanduan dan penggunaan tidak sesuai kondisi.
Ø  Masuknya budaya asing yang kurang baik dan tidak difilter.
Ø  Dari sifat sosial dapat mengakibatkan perubahan Pola masyarakat dalam berinteraksi.
JURNALIME ONLINE DI INDONESIA
Sejak REFORMASI (1998) dari situlah kemudian tercetus keinginan untuk  membentuk berbagai jurnalisme online.
Dengan bertumpu pada tampilan apa adanya detikcom menjadi media jurnalisme online pertama yang melesat sebagai situs informasi digital paling populer di kalangan pengguna internet Indonesia.

KARAKTERISTIK JURNALISME ONLINE
a.       REAL TIME
b.      UNSUR MULTIMEDIA
c.       BERSIFAT INTERAKTIF
d.      NON ORGANISASI RESMI

DAMPAK UMUM JURNALISME ONLINE
1.      Negatif
Informasi dari internet dapat menembus jarak dan waktu serta menyebar ke mana pun, hal semacam ini membuat pemerintah tidak sepenuhnya bisa mengontrol informasi yang beredar karena saking luasnya.
2.      Positif
Masyarakat bisa lebih open minded dengan informasi-informasi yang ada

HUKUM DAN ETIKA DALAM TEKNOLOGI KOMUNIKASI

BENTUK DAN ATURAN HAK CIPTA
Pelanggaran atas hak cipta seseorang akan dikenai sanksi hukum sesuai dengan pasal 72 Undang-Undang Hak Cipta. 19 Tahun 2002 yang menyatakan :
1.      Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.5.000.000.0000,00 (lima miliar rupiah).
2.      Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
3.      Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu Program Komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Tindakan penggunaan teknologi informasi yang bertentangan dengan moral dan undang-undang yang berlaku dan banyak dibicarakan saat ini, antara lain:
a.       Hacking/cracking
Tindakan pembobolan data rahasia suatu institusi, membeli barang lewat internet dengan menggunakan nomor kartu kredit orang lain tanpa izin (carding) merupakan contoh-contoh dari tindakan hacking. Orang yang melakukan hacking disebut hacker. Begitu pula dengan membuka kode program tertentu atau membuat suatu proses agar beberapa tahap yang harus dilakukan menjadi terlewatkan (contoh:cracking serial number) apabila dilakukan tanpa izin juga merupakan tindakan yang menyalahi hukum.
b.      Pembajakan
Mengutip atau menduplikasi suatu produk, misalkan program komputer, kemudian menggunakan dan menyebarkan tanpa izin atau lisensi dari pemegang hak cipta merupakan dalam posisi lemah akan dikenai sanksi dan konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.
c.       Browsing situs-situs yang tidak sesuai dengan moral dan etika kita
Membuka situs dewasa bagi orang yang belum layak merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan etika. Teknologi internet yang dapat memberikan informasi tanpa batas akan mengakibatkan tindakan yang beragam, mulai dari tindakan-tindakan positif sampai negatif. Orang yang tahu akan manfaat internet dan memanfaatkan secara positif akan mendapatkan hasil yang positif pula, dan begitu juga sebaliknya..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar