PENGERTIAN TEKNOLOGI
Teknologi (Dimitri Mahayana).
Teknologi berasal dari bahasa
Yunani Techne, artinya adalah keahlian
dan Logos, artinya ilmu atau pengetahuan yang berguna. Teknologi dapat diartikan
sebagai keahlian yang disistematisasi dan diorganisasi menjadi pengetahuan
berguna.
Teknologi, secara bebas dapat diartikan sebagai
penerapan ilmu pengetahuan dasar (science) terhadap sesuatu untuk
meningkatkan kegunaan atau nilai tambahan (added value).
Teknologi, menurut Prof. Dr. Iskandar Alisjahbana, Ing. (dalam
tulisannya “Teknologi dan Kebudayaan) Cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan
alat dan akal (hardware dan software) sehingga seakan-akan memperpanjang,
memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca-indra, dan otak
manusia.
Teknologi Komunikasi, menurut Onong Uchjana Effendy Kemampuan teknik berlandaskan ilmu pengetahuan
mengenai proses berlangsungnya komunikasi melalui media massa.
Teknologi Komunikasi, menurut Grant (1995) Sistem syaraf dari masyarakat kontemporer,
mengirimkan, mendistribusikan, dan mengendalikan informasi, dan menghubungkan
sedemikian banyak berbagai hal yang terpisah.
Teknologi Informasi, Menurut Ely (1982) “mencakup sistem-sistem komunikasi seperti satelit
siaran langsung, kabel interaktif dua-arah, penyiaran bertenaga rendah (low
power broadcasting), komputer (termasuk personal computer dan komputer
genggam yang baru), dan televisi (termasuk video disk dan video tape
cassete)”.
Pada masanya, Istilah Teknologi Komunikasi (TK)
dibedakan dari Teknologi Informasi (TI) :
•
TK mencakup pengertian yang lebih luas, termasuk
sistem, saluran, jaringan,
content & nilai, perangkat keras, dan perangkat lunak dari komunikasi modern dan TI
termasuk merupakan bagian di dalamnya
•
TI dalam pengertian hardware atau perangkat
kerasnya. TI identik dengan perangkat komputer dan kelengkapannya saja.
Menurut Alwi Dahlan, TK untuk segala sesuatu yang
berkenaan dengan transmisi pesan, dari pengiriman sampai penerimaan, sedangkan
TI menyangkut pengolahan dan penyimpanan informasi.
Dewasa ini, Dengan perkembangan konvergensi antara kedua teknologi itu, makin lama
makin sukar membedakan TI dan TK. Keduanya saling berkaitan satu sama lain.
Oleh karena itu, kedua istilah tersebut dapat dipertukarkan (exchangeable).
KEBUDAYAAN DAN
PERADABAN
Kebudayaan adalah segala sesuatu yang memberi pengaruh pada perilaku manusia
dalam berkomunikasi dengan manusia lain
sehingga tingkat pengetahuan manusia yang berkaitan dengan system ide atau
gagasannya sangat ditentukan oleh kelompok masyarakat yang menaunginya.
Perwujudan dari sebuah kebudayaan adalah perilaku manusia, bahasa,
benda-benda, agama, seni, dan lain-lain yang akan membentuk sebuah peradaban
manusia.
Jadi, peradaban manusia adalah proses perwujudan dari kebudayaan manusia.
Peradaban mempunyai kaitan erat dengan system masyarakat.
Peradaban adalah hasil dari kebudayaan sendiri, contoh; praktik dalam
pertanian, yang dari zaman ke zaman semakin berubah.
Jadi, peradaban adalah sebuah system yang dihasilkan dari kebudayaan yang
semakin maju dan modern.
REVOLUSI KOMUNIKASI
l Dissyanake (1983)
Ledakan (eksplosi) teknologi komunikasi yang
ditandai dengan meningkatnya penggunaan satelit, mikro-prosesor, komputer,
pelayanan radio, dan perubahan yang terjadi sebagai konsekuensi yang ditempa
oleh bidang sosial, ekonomi, politik, kultural, dan gaya hidup manusia
l Schramm (1988)
Revolusi komunikasi merupakan bagian dari serangkaian perubahan yang
berlangsung dalam sejarah kehidupan manusia. Jadi revolusi komunikasi adalah
salah satu dari sekian revolusi yang terjadi di berbagai bidang, yakni revolusi
politik, pendidikan, pertanian dan industri.
l Marwah Daud Ibrahim
Revolusi Komunikasi muncul karena adanya akselerasi
eksponensial (begitu cepatnya hingga belum diketahui kapan akan mereda) dari
perkembangan teknologi komunikasi dan penemuan media komunikasi yang luar biasa
dibandingkan dengan perkembangan komunikasi yang beringsut lambat di awal
peradaban manusia jutaan atau ribuan tahun yang lalu.
PENEMUAN DALAM BIDANG
KOMUNIKASI
l Menurut Schramm
Dari bahasa lisan ke tulisan dibutuhkan waktu sekurang-kurangnya
5 juta tahun. Dari tulisan ke percetakan sebanyak 5000 tahun. Dari percetakan
ke media audio visual, fotografi, telepon, rekaman suara, radio, televisi,
sekitar 500 tahun. Dari media-visual ke komputer modern kurang dari 50 tahun.
l Frederick Williams :
Manusia yang pertama muncul kira-kira 36.000 tahun
yang lalu. Diperlukan waktu 12.000 tahun setelah itu untuk menemukan cara
melukis pada dinding gua. Kemudian, tidak penemuan teknologi komunikasi selama
18.000 tahun. Pada 1000 SM manusia mengenal abjad untuk pertama kali.
Percetakan ditemukan pada 1454 M. Selanjutnya, mulai tahun 1900 M terjadilah
runtutan penemuan komunikasi yang menakjubkan. Selama 90 tahun terakhir ini,
manusia telah menciptakan teknologi komunikasi yang jauh lebih banyak dari apa
yang diciptakan selama 360 abad sebelumnya
Ahli lainnya memberi istilah :
•
G. Lichteim
dengan Post- bourgeois
•
Amitai Etzioni dengan post-modern
•
Roderick Seidenberg dengan post-historic
•
Daniel Bell dengan post-industrial
Jadi Pendekatan yang digunakan para ahli memang berbeda-beda dan berakhir pada
konklusi yang beragam, tetapi semuanya mengakui akan pentingnya peranan
teknologi komunikasi dan informasi dalam mempengaruhi dan membentuk masa depan.
Apapun namanya, masyarakat yang akan datang ditandai dengan dominasi teknologi
komunikasi
Revolusi Bidang Komunikasi
- Bahasa
- Tulisan
- Mesin cetak (1454;Guttenberg)
- Telekomunikasi.
PERKEMBANGAN
TELEKOMUNIKASI
Ø Teriakan, nyala api/obor, hembusan asap & burung
Ø Pony express (surat via kendaraan kuda) (1860)
Ø Telegraph dengan kode morse
Ø Telepon (1876); ditemukan oleh Alexander Graham Bell
Ø Broadcasting (1910 &1920)
Ø Satelit di AS (1972) & Indonesia (1976)
Ø Video system (1980)
Ø Internet (1990)
Karakteristik Teknologi Komunikasi
u Adanya kebebasan dan kesempatan
memilih di antara berbagai metoda dan alat untuk melayani kebutuhan manusia
dalam komunikasi.
u Kemungkinan mengkombinasikan
teknologi, metoda dan sistem-sistem yang berbeda dan terpisah selama ini.
u Kecenderungan ke arah desentralisasi,
individualisasi, dalam konsep dan pola pemakaian teknologi komunikasi.
PENGGUNAAN MEDIA
v Dizard (1997)
Rata-rata orang Amerika
menghabiskan waktu 2700 jam pertahun menonton televisi atau mendengarkan
radio. Dalam 337 hari mereka menghabiskan waktu + 8 jam sehari
untuk hal tersebut. 800 jam lainnya diserap oleh media lain, seperti
musik rekaman, buku, suratkabar, majalah dan internet.
v Hamlin (1995)
Waktu penggunaan media, yakni
selama 3500 jam tersebut, merupakan waktu yang sangat banyak digunakan oleh
individu dibandingkan untuk aktifitas lain, termasuk bekerja atau tidur.
AKTIFITAS
- Aktifitas yang paling banyak adalah aktifitas
informasi, yaitu terkait dengan upaya memproduksi, memproses dan
mendistribusikan informasi, contohnya mass media, telekomunikasi dan
industri komputer
- Mereka yang bekerja untuk
mencari, mengolah, menyimpan, memproses atau mendistribusikan informasi
adalah pekerja informasi.
Contohnya : Programmers,
Produser TV, jurnalis, Public Relations,
Advertising, Account Executive, Akuntan dan Sekretaris.
PERUBAHAN
LINGKUNGAN MEDIA
Kehadiran media merubah pola hidup manusia. Dalam Era Informasi, media-media yang tadinya terpisah
berintegrasi menjadi satu kesatuan yamg disebut dengan konvergensi.
Media Konvergensi
Menurut Staubhaar dan La Rose (2000), Konvergensi adalah integrasi dari media massa,
komputer dan telekomunikasi menjadi sebuah kesatuan secara teknologis
dan institusi mendasar.
ü Kesatuan secara teknologis : Beberapa teknologi yang
terpisah menjadi satu.
Contoh :
§ Telepon ,komputer dan teknologi
internet
§ Ponsel Multimedia
§ Surat kabar digital
§ Televisi multimedia
§ Radio web
ü Institusi yang mendasar :
Media pokok dan utama dalam melakukan aktifitas,
melaksanakan tugas, melayani kebutuhan. Media yang mau tidak mau harus
digunakan untuk berkomunikasi dengan pihak lainnya.
Konvergensi Perubahan Lingkungan Media
- Konvergensi Teknologi
Semua bentuk teknologi komunikasi dengan cepat
berkonvergensi menjadi format yang dapat dibaca komputer (computer
readable), yakni format digital. Misal, Musik dalam format CD (dulu harus
dalam pita).
- Konvergensi Industri
Industri dalam bidang telepon, komputer, TV
kabel, dan media melakukan merger dan bekerja sama untuk memperoleh
keuntungan dalam persaingan media. Selain keuntungan finansial, juga sebagai
upaya untuk mengontrol/menguasai masa depan media. Misalnya : Murdoch
memiliki media kelas dunia.
- Perubahan Gaya Hidup
Konvergensi merubah cara hidup individu.
Konvergensi memperkenalkan pola hidup baru; jalinan hubungan sosial,
identitas baru, budaya baru. Misalnya, Memesan buku lewat internet.
- Perubahan Karir
Konvergensi merekonstruksi
pemikiran, pandangan dan pendirian individu mengenai pekerjaan dan karir. Karir-karir baru bermunculan dan berkembang luas. Individu dapat memiliki beberapa karir
sekaligus.
- Perubahan Peraturan
Dihapuskannya UU yang memproteksi bidang penyiaran, TV kabel, telepon dan
perusahaan telekomunikasi dari kompetisi dengan perusahaan lain.
- Pergeseran isu-isu sosial
ü
Bentuk baru kekerasan,
rasisme dan seksisme (pornografi) baru
ü
Keamanan kerja dalam
industri informasi
ü
Privasi dalam dunia komputerisasi
ü
Kesenjangan antara mereka
yang mampu mengakses teknologi dan yang tidak
ü
Globalisasi informasi
ü
Kritik terhadap media
massa (konsumerisme &
hedonisme meruak ke permukaan)
INTERNET DAN KONVERGENSI DENGAN MEDIA MASSA
Mengintegrasikan teknologi
internet dan multimedia dengan mengombinasikan teknologi digital, satelit, dan
seluler untuk menyampaikan teks, audio, gambar, grafik atau
visual kepada khalayak pembaca, pendengar dan pemirsa kapan saja dan di mana
saja melalui sebuah perangkat personal.
Ex : surat kabar digital,
ezine (electronic magazine), epr (Electronic Public Relations),
Radio Web, TV
Multimedia.
Media
Konvensional
VS Media Kontemporer
Ditemukannya internet, membuat
media massa yang dikenal sebagai pertanda kehidupan modern (seperti televisi,
radio, surat kabar dan film) dianggap ketinggalan zaman. Joichi Ito : Sekarang media massa adalah “media tradisional.
HAKIKAT TEKNOLOGI
KOMUNIKASI
Sesungguhnya teknologi komunikasi adalah peralatan perangkat keras dalam
sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial, yang
memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses, dan saling tukar informasi dengan individu-individu lain
(rogers,
1986:2)
- Teknologi
komunikasi adalah alat
- Dilahirkan oleh sebuah struktur ekonomi, sosial
dan politik
- Membawa nilai-nilai yang berasal dari struktur
ekonomi, sosial dan politik tertentu
- Meningkatkan kemampuan indera manusia; terutama
kemampuan mendengar dan melihat
Sejarah singkat
pertekom:
- Era komunikasi tulisan, 4000 sm –sekarang
- Era komunikasi cetak, 1456-sekarang
- Era telekomunikasi, 1844-sekarang
- Era komunikasi interaktif, 1946-sekarang
Ciri-ciri komunikasi
interaktif
1.
Orang yang
terlibat bisa berinteraksi dengan leluasa
2.
Umpan balik,
segera bisa diketahui
3.
Penyampaian
pesan dilakukan secara verbal maupun gambar
4.
Menggunakan
media interaktif
Media
interaktif
Media yang dipakai
untuk saling tukar informasi, baik untuk keperluan hiburan, pendidikan, bisnis,
yang menggunakan komputer, telepon, atau layar tv.
Satelit digunakan untuk :
ü Komunikasi antar titik di
permukaan bumi, seperti media komunikasi radio, TV dan Internet. Satelit
komunikasi menerima, memperkuat dan mentransmisikan sinyal suara, musik, TV,
telepon, telegraf, image, dan data dari satu titik ke titik lain di bumi. Jadi,
satelit adalah repeater atau pengulang sinyal
ü Titik acuan (point of
reference), untuk menetapkan lokasi di ruang angkasa.
ü Mengamati bumi dan
lingkungannya. Misalnya, lapisan ozon yang semakin tipis dan bumi semakin panas
diamati melalui satelit.
ü Mengumpulkan dan melaporkan
informasi ilmiah. Misal, satelit membuat rekaman gambar/foto adanya air di
planet Mars, berarti terdapat kemungkinan adanya kehidupan di Mars.
GELOMBANG PERADABAN
- Gelombang Pertama (8000 SM)
- Gelombang
Kedua (1700 SM – 1970 an)
- Gelombang
Ketiga (> 1970 an)
Era Pertanian
v Manusia sangat tergantung pada alam
v Kekayaan diukur dari lahan atau tanah
v Metodologi peperangan pada penguasaan lahan dengan
senjata konvensional
v Agama sebagai kekuatan sosial yang dominan
v Brahmana, ulama dan pendeta mempunyai fungsi dominan
dalam struktur dan sistem sosial
v Penguasa mengidentikkan diri sebagai wakil Dewa Langit
atau Tuhan
Era Industri
v Tenaga kerja dimobilisasi, dimotivasi, didisiplinkan
untuk mengikuti metode dan ritme kerja manufaktur
v Kekayaannya adalah modal atau kapital untuk
membeli/membuat mesin dan mendirikan pabrik
v Sasaran terletak pada penguasaan aset industri
v Nation state mulai berperan secara dominan
v Negara dan ideologi mempunyai fungsi dominan
v Persenjataan modern berupa kapal perang, rudal dan
kompleks industri untuk melindungi dan mendukung nation states
Era Informasi
v Mata pencahariannya berkaitan dengan informasi
v kekayaan diukur dari akses terhadap informasi
v Produk yang diperebutkan adalah informasi
v Korporasi dan market menjadi kekuatan yang
menonjol
v Agama dan negara masih berperan (berdampingan), namun
korporasi dan market meningkat
v Metodologi persaingan beralih pada penguasaan persepsi
melalui komputer, media, chips dan informasi atau disinformasi
Pesan yang di bawa teknologi komunikasi
mendidik pemakainya untuk :
- Melakukan Demassifikasi
- Menyesuaikan Diri
- Meningkatkan Interaksi
Dengan Teknologi Komunikasi :
- Berhubungan dengan individu di daerah/negara
lain dengan cepat.
- Menyalurkan aspirasi dan ekspresi yang pada
gilirannya menjadikan mereka akrab satu sama lain.
- Mengakses hasil-hasil kebudayaan yang muncul di
berbagai daerah/negara
- Meningkatkan partisipasi mereka dalam kehidupan
sospol yang menyangkut seluruh daerah/negara.
HUBUNGAN
TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN MASYARAKAT INFORMASI
Masyarakat
Informasi
1. Menurut
Istilah Populer
Masyarakat
yang telah terkena terpaan (exposure) media massa dan komunikasi global,
masyarakat yang sadar informasi dan mendapatkan penerangan cukup (Dahlan).
2. Menurut
Ilmu Komunikasi
a.
Menjadikan
informasi sebagai komoditas yang sangat berharga ekonomis.
b.
Berhubungan
dengan masyarakat lain dalam sistem komunikasi global.
c.
Mengakses
informasi Superhighway. Superhighway adalah
Jaringan data elektronik yang di hasilkan oleh teknologi komunikasi yang
canggih yang menghasilkan berbagai
bentuk informasi dari seluruh pelosok dunia dan bisa di akses dengan
menggunakan video dan komputer (Jhon V.
Pavlik).
INFORMASI SUPERHIGHWAY
- Berhubungan
dengan individu/masyarakat lain di daerah/negara lain dengan cepat
- Menyalurkan
aspirasi dan ekspresi yang bisa menjadikan dirinya akrab dengan
individu/masyarakat lain
- Mengakses
semua hasil-hasil kebudayaan yang muncul di berbagai daerah/negara.
Kedua pengertian masyarakat informasi tadi menyiratkan bahwa tidak ada
hubungan langsung antara teknologi komunikasi dengan masyarakat informasi. Yang
berhubungan dengan masyarakat informasi adalah informasi (yang di bawa
teknologi komunikasi). Meskipun begitu
masyarakat informasi sangat membutuhkan teknologi komunikasi.
Kedudukan Komputer
Sebagai Pembentuk Media Baru
Pada awalnya, ada kesan bahwa media baru adalah semua media interaktif.
Dengan menggunakan komputer, seorang individu bisa berinteraksi dengan individu
lain. Pada dasarnya SEMUA MEDIA = MEDIA BARU.
Menurut Ronald E. Rice Frederick
Williams, media baru yang dibentuk
komputer adalah media dalam pengertian yang sangat luas, yaitu bukan
media massa, seperti surat kabar, radio, televisi, film.
Komputer Merupakan Unsur Esensial Bagi Media Baru. Media Baru Tidak
Mungkin Lahir Tanpa Komputer. Fungsi Komputer sebagai Katalisator yaitu
sesuatu yg menyebabkan terjadinya perubahan dan menimbulkan kejadian baru atau
mempercepat suatu peristiwa.
Komputer adalah aplikasi medium komunikasi elektronik yang
bisa meningkatkan kemampuan manusia dalam berkomunikasi (paulsell).
PENGARUH
TEKNOLOGI KOMUNIKASI TERHADAP TELEVISI
SEJARAH
PERKEMBANGAN TELEVISI DI INDONESIA
Pada tahun 1962 menjadi
tonggak pertelevisian Nasional Indonesia dengan berdiri dan beroperasinya TVRI.
Pada perkembangannya TVRI menjadi alat strategis pemerintah dalam banyak
kegiatan, mulai dari kegiatan sosial hingga kegiatan-kegiatan politik. Selama
beberapa decade TVRI memegang monopoli penyiaran di Indonesia, dan menjadi “
corong “ pemerintah. Sejak awal keberadaan TVRI, siaran berita menjadi salah
satu andalan. Bahkan Dunia dalam Berita dan Berita Nasional ditayangkan pada
jam utama.
Tonggak kedua dunia pertelevisian
adalah pada tahun 1987, yaitu ketika diterbitkannya Keputusan Menteri
Penerangan RI Nomor : 190 A/Kep/Menpen/1987 tentang siaran saluran terbatas,
yang membuka peluang bagi televisi swasta untuk beroperasi.
Seiring dengan
keluarnya Kepmen tersebut, pada tanggal 24 agustus 1989 televisi swasta, RCTI,
resmi mengudara, dan tahun-tahun berikutnya bermunculan stasiun-stasiun
televisi swasta baru, berturut-turut adalah SCTV (24/8/90), TPI (23/1/1991),
Anteve (7/3/1993), indosiar (11/1/1995), metro TV (25/11/2000), trans TV
(25/11/2001), dan lativi (17/1/2002). Selain itu, muncul pula TV global dan TV
7. jumlah stasiun televisi swasta Nasional tersebut belum mencakup stasiun
televisi lokal – regional.
KELEBIHAN
TELEVISI
Kemampuan televisi yang
sangat menakjubkan untuk menembus batas-batas yang sulit ditembus oleh media
masa lainnya. Televisi mampu menjangkau daerah-daerah yang jauh secara
geografis, ia juga hadir di ruang-ruang publik hingga ruang yang sangat
pribadi. Televisi merupakan gabungan dari media dengar dan gambar hidup (gerak
atau live) yang bisa bersifat politis, informatif, hiburan, pendidikan, atau
bahkan gabungan dari ketiga unsur tersebut. Oleh karena itu, ia memiliki sifat
yang sangat istimewa.
MANFAAT
TELEVISI
Kemampuan televisi yang
luar biasa tersebut sangat bermanfaat bagi banyak pihak, baik dari kalangan
ekonomi, hingga politik. Bagi kalangan ekonomi televisi sering dimanfaatkan
sebagai media iklan yang sangat efektif untuk memperkenalkan produk pada
konsumen. Sementara, bagi kalangan politik, televisi sering dimanfaatkan
sebagai media kampanye untuk menggalang masa.
Contohnya : banyak
pihak yang menilai kemenangan SBY di Indonesia dan JFK di Amerika sebagai
presiden adalah karena kepiawaian mereka memenfaatkan media televisi. Belakangan,
televisi pun sering dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai media sosialisasi
sebuah kebijakan yang akan di ambil kepada masyarakat luas, seperti yang
belakangan adalah sosialisasi tentang kenaikan harga BBM dan tarip dasar
listrik. Kehadiran televisi banyak memberi pengaruh positif dalam masyarakat,
terutama yang terkait dengan kemampuannya untuk menyebar informasi yang cepat
dan dapat diterima dalam wilayah yang sangat luas pada waktu yang singkat.
KARAKTERISTIK
TELEVISI
a. Audiovisual
Televisi memiliki kelebihan,
yakni dapat didengar sekaligus dapat dilihat (audiovisual). Jadi tidak hanya
mendengar kata-kata, musik dan efek suara, khalayak juga dapat melihat gambar
yang bergerak. Karena sifatnya yang audiovisual pula, maka acara siaran berita
harus selalu dilengkapi dengan gambar, baik gambra diam seperti foto
maupun video rekaman.
b. Berpikir dalam Gambar
Pihak yang bertanggung
jawab atas kelancaran suatu acara televisi adalah pengarah acara. Bila ia
membuat naskah atau membaca naskah acara, ia harus berpikir dalam gambar (think
in the picture). Begitu pula komunikator yang akan menyampaikan informasi,
pendidikan atau persuasi, sebaiknya ia dapat melakukan berpikir dalam gambar.
Sekalipun ia tidak membuat naskah, ia harus dapat menyampaikan keinginannya kepada
pengarah acara tentang penggambaran atau visualisasi dari acara tersebut.
c. Pengoperasian Lebih Kompleks
Pengoperasian televisi
siaran lebih kompleks dan lebih banyak melibatkan banyak orang. Untuk
menayangkan suatu acara siaran berita yang dibawakan oleh dua orang pembawa
berita saja dapat melibatkan 10 orang.
PENGARUH
TEKNOLOGI KOMUNIKASI TERHADAP TELEVISI
Teknologi komunikasi
merupakan suatu perangkat keras, nilai-nilai sosial, atau organisasi yang
digunakan individu untuk menyampaikan pesan, mengumpulkan informasi, dan saling
bertukar ilmu dalam lingkup tertentu
Teknologi komunikasi
dapat mempengaruhi perilaku manusia baik secara langsung maupun tidak langsung,
Pengaruh ini dapat memberikan suatu yang positif seperti halnya mempermudah
individu untuk menyampaikan suatu pesan atau justru sebaliknya, individu dapat
memanfaatkan teknologi komunikasi ini untuk suatu hal yang negatif seperti
halnya copyright, pelecehan, pencemaran nama baik dan sebagainya.
Khusus pada televisi,
pada saat ini televisi dapat digolongkan dalam suatu kebutuhan yang primer.
Kebanyakan masyarakat saat ini menganggap televisi bukan media hiburan semata
akan tetapi sudah dianggap sebagai suatu kebutuhan yang primer
Mengingat televisi pada
beberapa puluhan tahun yang lalu digunakan sebagai perangkat komunikasi yang
langka dan hanya beberapa kalangan yang sanggup memilikinya. Jauh berbeda
dengan era globalisasi saat ini. Fungsi televisi yang semula hanya sebagai alat
komunikasi banyak berubah dan memberi pengaruh yang besar terhadap penontonnya.
Televisi bisa
mengerutkan dunia dan melaksanakan penyebaran berita dan gagasan lebih cepat.
Dengan adanya media televisi dunia kelihatan semakin kecil dari sebelumnya.
Kita bisa memperoleh kesempatan untuk memperoleh informasi yang lebih baik tentang
apa yang terjadi di dunia. Berita-berita aktual bisa langsung disebarkan ke
berbagai pelosok dunia secara langsung. Gempa bumi, penyakit menular,
kriminalitas, peristiwa olah-raga terkini yang terjadi di belahan bumi bisa
disaksikan bersama-sama oleh berjuta-juta orang. Media televisi telah bisa
menyatukan hati semua orang melalui informasi yang diberikan.
DAMPAK
POSITIF DAN NEGATIF TELEVISI BAGI ANAK-ANAK
Penelitian MRI (2001)
terhadap para ibu yang diungkapkan oleh Puspito (Almira online) menyebutkan
bahwa siaran televisi memberikan :
Ø Dampak
positif bagi anak-anak mereka. Diantara dampak positif tersebut adalah
menambah wawasan anak, anak menjadi lebih cerdas, anak dapat membedakan yang
baik dan jahat, serta dapat mengembangkan keterampilan anak.
Ø Dampak
negatif yang ia lihat pada anak mereka, yaitu berperilaku keras, moralitas
negatif, anak pasif, dan tidak kreatif nilai sekolah rendah, kecanduan
menonton, dan perilaku konsumtif.
PENGARUH
TELEVISI TERHADAP AUDIENS
·
Dampak kognitif yaitu kemampuan seseorang
atau pemirsa untuk menyerap dan memahami acara yang ditayangkan televisi yang
melahirkan pengetahuan bagi pemirsa. Contoh: acara kuis di televisi
·
Dampak peniruan yaitu pemirsa dihadapkan
pada trendi aktual yang ditayangkan televisi. Contoh: model pakaian dan
rambut dari bintang televisi yang kemudian digandrungi atau ditiru secara
fisik.
·
Dampak prilaku yaitu proses tertanamnya
nilai-nilai sosial budaya yang telah ditayangkan acara televisi yang diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari. Contoh: “Pengabdian” yang mengintemalisasikan
kesehatan bagi masyarakat.
Internet
Ø Kependekan
dari interconnected networking
Ø Merupakan
struktur yang tak bertepi, bebas, dan tidak mungkin di batasi
Ø Bukanlah
objek kasatmata yang dapat di pegang dan dirasakan
Ø Lapisan
kompleksitas teknologi dan jasa yang dapat dinikmati oleh semua orang
Ø Rangkaian
komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian
TUJUH
NEGARA DENGAN POPULASI PENGGUNA INTERNET TERBANYAK
Cina : 179.7 juta
Amerika Serikat : 163.3 juta
Jepang : 60.0 juta
Jerman : 37.0 juta
Inggris Raya : 36.7 juta
Perancis : 34.0 juta
India : 32.1 juta
Sedangkan di Indonesia
sendiri sekitar 27 juta
Serta wilayah/benua
dengan populasi internet terbanyak: Asia Pasifik : 416 juta (41.3%)Eropa : 283
juta (28.0%)Amerika Utara : 185 juta (18.4%)Amerika Latin : 75 juta (7.4%)Timur
Tengah dan Afrika : 49 juta (4.8%)
PEMANFAATAN
INTERNET
a. Positif
ü Memberikan
segala informasi yang di butuhkan secara cepat dan murah
ü Kemudahan
bertransaksi dan berbisnis
ü Sarana
komunikasi yang efektif
b. Negatif
ü Banyaknya
situs hiburan seperti situs musik atau film, akan membuat siswa terlena dan
lupa waktu/ kecanduan.
ü Kekejaman
dan kesadisan juga banyak ditampilkan.
ü Pornografi
pun merajalela
ü Penipuan
dengan modus baru
ü Meluasnya
perjudian
ü Mengurangi
sifat sosial manusia
KESALAH
PAHAMAN TERHADAP PERAN INTERNET
a.
Internet dipahami sebagai pusat
informasi dan solusi
Pusat informasi dan
solusi adalah orang-orang yang menjadi anggota komunitasnya, sedangkan internet
merupakan media untuk mendistribusikan
b.
Internet dianggap sebagai penyaji
pendidikan murah bahkan cenderung tanpa biaya . Anggapan yang salah bahwa semua
yang di internet itu gratis dan bersifat promosi
c.
Internet sebagai pembangun hubungan
dengan seluruh anggota komunitas
d.
Internet hanya memfasilitasi,
terbentuknya komunitas harus diupayakan sendiri oleh pemakainya
e.
Internet sebagai penyaji pornografi
Masih lebih banyak
komunitas yang bermanfaat sebab pornografi bukan sesuatu yang dominan.
f.
Internet sebagai pengganti jasa pos
Meski memiliki
fasilitas email, tetapi jasa pos seperti pengiriman barang tidak dapat
dilakukan oleh internet
KONSEKUENSI
SOSIAL TEKNOLOGI KOMUNIKASI
1.
Perubahan Hubungan Sosial
Jika hubungan antara
dua komponen masyarakat berubah.
2.
Transformasi Sosial
Munculnya masyarakat
informasi yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Informasi menjadi
senjata strategis;
Ø Pemilihan.
informasi menjadi dasar konflik antara pernerintah dan pengusaha; (iii)
informasi tidak lagi gratis;
Ø Semua
informasi yang bernilai tinggi akan tersimpan dalam bentuk digital;
Ø Pustaka
akan dipenuhi oleh buku-buku pintar elektronik;
Ø Pustaka
dunia akan muncul dalam bentuk informasi elektronik;
Ø Konsep
manusia tentang privacy, security dan pemilikan berubah;
Ø Pertukaran
informasi meruntuhkan batas-batas budaya dan wilayah;
Ø Konflik
akan terjadi antara pemakai dan manajemen sistem informasi;
Ø Orang-orang
yang menjadi “spesialis informasi” akan menjadi sangat berkuasa (Dalam
Tanduklangi, 1993:127).
Konsekuensi sosial
teknologi komunikasi yaitu merupakan dampak dari penggunaan teknologi
komunikasi :
Dengan adanya teknologi
lahirlah inovasi-inovasi baru yang mempermudah hidup manusia, dan terjadilah
perkembangan ilmu pengetahuan, karena teknologi lahir dari sebuah ilmu. namun
secara negatif teknologi komunikasi memberikan dampak pada kehidupan social,
ketika norma-norma yang berlaku tidak sesuai lagi dengan yang ada saat ini,
seringnya terjadi kejahatan teknologi yang merugikan masyaraka tidak hanya itu
dampak teknokom bisa merusak moral dan akhlak kita.
Dampak Konsekuensi
Sosial Teknologi komunikasi terbagi dua, yaitu :
1.
Dampak Positif
Ø Informasi
yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima masyarakat
Ø Hubungan
sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja
Ø Sosialisasi
kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat
Ø Sarana
untuk hiburan
Ø Adanya
“share” budaya antar daerah ataupun antarnegara
2.
Dampak Negatif
Ø Timbulnya
jenis kejahatan baru, seperti penipuan, pornografi, pengiriman email
Sampah (spam), pengiriman virus,dll.
Ø Mengurangi
sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat
internet daripada bertemu secara langsung.
Ø meningkatnya
angka pengangguran.
Ø Kurangnya
ruang privasi
Ø Bisa
membuat seseorang kecanduan dan penggunaan tidak sesuai kondisi.
Ø Masuknya
budaya asing yang kurang baik dan tidak difilter.
Ø Dari
sifat sosial dapat mengakibatkan perubahan Pola masyarakat dalam berinteraksi.
JURNALIME
ONLINE DI INDONESIA
Sejak REFORMASI (1998)
dari situlah kemudian tercetus keinginan untuk membentuk berbagai
jurnalisme online.
Dengan bertumpu pada
tampilan apa adanya detikcom menjadi media jurnalisme online pertama yang
melesat sebagai situs informasi digital paling populer di kalangan pengguna
internet Indonesia.
KARAKTERISTIK
JURNALISME ONLINE
a.
REAL TIME
b.
UNSUR MULTIMEDIA
c.
BERSIFAT INTERAKTIF
d.
NON ORGANISASI RESMI
DAMPAK UMUM JURNALISME ONLINE
1. Negatif
Informasi dari internet dapat
menembus jarak dan waktu serta menyebar ke mana pun, hal semacam ini membuat pemerintah
tidak sepenuhnya bisa mengontrol informasi yang beredar karena saking luasnya.
2. Positif
Masyarakat bisa lebih open
minded dengan informasi-informasi yang ada
HUKUM
DAN ETIKA DALAM TEKNOLOGI KOMUNIKASI
BENTUK
DAN ATURAN HAK CIPTA
Pelanggaran atas hak
cipta seseorang akan dikenai sanksi hukum sesuai dengan pasal 72 Undang-Undang
Hak Cipta. 19 Tahun 2002 yang menyatakan :
1.
Barang siapa dengan sengaja dan tanpa
hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal
49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling
singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000,00 (satu
juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda
paling banyak Rp.5.000.000.0000,00 (lima miliar rupiah).
2.
Barang siapa dengan sengaja menyiarkan,
memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang
hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling
banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
3.
Barang siapa dengan sengaja dan tanpa
hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu Program Komputer
dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling
banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
Tindakan penggunaan
teknologi informasi yang bertentangan dengan moral dan undang-undang yang
berlaku dan banyak dibicarakan saat ini, antara lain:
a. Hacking/cracking
Tindakan pembobolan data rahasia suatu institusi,
membeli barang lewat internet dengan menggunakan nomor kartu kredit orang lain
tanpa izin (carding) merupakan contoh-contoh dari tindakan hacking. Orang yang
melakukan hacking disebut hacker. Begitu pula dengan membuka kode program
tertentu atau membuat suatu proses agar beberapa tahap yang harus dilakukan
menjadi terlewatkan (contoh:cracking serial number) apabila dilakukan tanpa
izin juga merupakan tindakan yang menyalahi hukum.
b. Pembajakan
Mengutip atau menduplikasi suatu produk, misalkan
program komputer, kemudian menggunakan dan menyebarkan tanpa izin atau lisensi
dari pemegang hak cipta merupakan dalam posisi lemah akan dikenai sanksi dan
konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.
c. Browsing
situs-situs yang tidak sesuai dengan moral dan etika kita
Membuka situs dewasa bagi orang yang belum layak
merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan etika. Teknologi internet
yang dapat memberikan informasi tanpa batas akan mengakibatkan tindakan yang
beragam, mulai dari tindakan-tindakan positif sampai negatif. Orang yang tahu
akan manfaat internet dan memanfaatkan secara positif akan mendapatkan hasil
yang positif pula, dan begitu juga sebaliknya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar